Ditinggalkan bersama pertanyaan










Orang yang menyembuhkan luka justru menjadi alasan lahirnya luka yang lebih dalam.

Kamu pergi tanpa penjelasan, tanpa kata perpisahan, tanpa keberanian untuk mengatakan bahwa ada orang lain yang sudah lebih kamu pilih. Kamu meninggalkanku bersama pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah kamu beri jawaban.

Lucunya, aku tidak membencimu saat kamu pergi. Aku tidak membencimu saat kamu memilih perempuan lain. Aku bahkan masih berusaha memahami semua alasan yang tak pernah kamu ucapkan.

Aku mulai membencimu ketika menyadari bahwa semua janji yang kamu katakan hanyalah omong kosong, bullshit. Aku tidak pernah menyangka bahwa orang yang paling kupercaya diam-diam menusuk dari belakang.

Kamu pergi tanpa penjelasan.

Aku menunggu.

Menunggu pesan yang tidak pernah datang.

Menunggu penjelasan yang tidak pernah ada.

Hari ini aku tidak lagi menunggumu. Aku sedang belajar menerima bahwa orang yang dulu aku sayang dan aku percaya ternyata kini menjadi orang yang paling aku benci.

Sebab ada luka yang tercipta karena kekecewaan.

Ada luka yang lahir dari kenyataan bahwa seseorang yang pernah menjadi alasan aku sembuh ternyata juga menjadi alasan aku

kembali hancur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

seseorang yang Hampir Gila Karena Kehilangan

Ternyata luka punya wajah yang ku kenal